Profil Erdogan, Presiden Turki 3 Periode Tak Mempan Dikudeta

Andrea Fairuz
Profil Erdogan, salah satu pemimpin terlama di Turki, menarik disimak (Foto: Reuters)

Di masa perkuliahan, dia bertemu Necmettin Erbakan, seorang politikus Islamis yang membuatnya aktif di partai pimpinan Erbakan, Partai Kesejahteraan. Namun di Turki ada larangan partai politik berbasis agama. 

Bergabung di Partai Kesejahteraan

Erdogan terpilih sebagai wali kota Istanbul melalui Partai Kesejahteraan (AK) pada 1994. Dia menjadi pmeluk Islam taat pertama yang menjadi wali kota hingga mengguncang kelompok sekuler. Meski demikian Erdogan berhasil menumbuhkan citra positif dengan statusnya yang dianggap asing itu. 

Sayangnya, pada 1998 Erdogan dihukum atas tuduhan menghasut kebencian agama setelah membacakan puisi yang membandingkan masjid dan barak dengan umat beriman dengan tentara. 

Dia dihukum 10 bulan penjara kemudian mengundurkan diri sebagai wali kota. Setahun kemudian, dia bebas dan kembali terjun ke dunia politik. Erdogan kemudian memutuskan hubungan dengan Erbakan serta membantu membentuk Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). 

Mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)

Partai ini memenangkan pemilihan parlemen pada 2002, namun Erdogan secara hukum dilarang menjabat di parlemen atau sebagai perdana menteri terkait hukuman yang diterimanya pada 1998. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

24 hari lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

26 hari lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

30 hari lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal