Profil Ismail Haniya, Pemimpin Hamas Tewas Terbunuh di Iran

Muhammad Fida Ul Haq
Ismail Haniya tewas terbunuh di Iran, Rabu (31/7/2024) (Foto: EPA)

Pada tahun 2006, Haniya memimpin Hamas meraih kemenangan dalam pemilu legislatif Palestina, mengalahkan Fatah. Meskipun sempat menjabat sebagai perdana menteri Otoritas Palestina (PA), tekanan internasional dan kekerasan internal akhirnya membuat pemerintah persatuan tersebut dibubarkan pada tahun 2007, dan Hamas mengambil alih Jalur Gaza.

Sebagai pemimpin de facto di Gaza, Haniya dikenal pragmatis dan fleksibel. Dia sering menyuarakan dukungannya terhadap pembentukan negara Palestina berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. 

Namun, pandangan ini tetap dibarengi dengan penolakannya terhadap kompromi hak-hak Palestina.

Ismail Haniya terpilih sebagai kepala biro politik Hamas pada tahun 2017, menggantikan Khaled Meshaal. Terpilihnya Haniya menandai fase baru dalam organisasi tersebut, terutama dalam pendekatannya terhadap Israel dan perubahan struktur organisasi.

Selama perang Israel-Gaza tahun 2014, Haniya kehilangan dua keponakannya dan sebagian rumahnya hancur akibat serangan Israel. Pada April 2024, serangan Israel juga menewaskan tiga anak Haniya serta empat cucunya.

Kematian Haniya di Iran menambah kompleksitas situasi di Timur Tengah. Seiring dengan pengaruh besar yang dimiliki Hamas di Gaza, hilangnya Haniya diperkirakan akan memicu dinamika baru dalam perjuangan Palestina dan hubungan dengan Israel serta negara-negara tetangga.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 jam lalu

Menkeu AS Yakin Selat Hormuz Dibuka: Harga Minyak Akan Stabil Lagi

6 jam lalu

Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih

11 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

12 jam lalu

Menkeu AS Klaim Iran Akan Buka Selat Hormuz Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal