Profil JD Vance Wakil Presiden AS, Pengkritik Keras Donald Trump kini Balik Memuji

Anton Suhartono
JD Vance, wakil presiden AS terpilih, dulunya merupakan pengkritik keras Donald Trump (Foto: AP)

Pada 2016, Vance merilis buku terlarisnya “Hillbilly Elegy” yang menceritakan masa kecilnya di kota miskin Rust Belt, Ohio. 

Buku itu menggambarkan perjuangan kelas pekerja kulit putih Amerika. Sukses dalam penjualan buku tersebut kemudian diadaptasi menjadi film Netflix pada 2020 yang dibintangi Amy Adams dan Glenn Close.

Pengkritik Donald Trump

Vance kedapatan pernah memberikan tanda suka pada cuitan-cuitan netizen yang mengkritik keras Trump serta kebijakannya semasa menjadi presiden ke-45 AS. Sikap itu dia sampaikan melalui Twitter (sekarang bernama X) pada 2016 dan 2017. 

Vance juga kedapatan menyukai cuitan yang mengatakan menyebutkan melakukan “pelecehan seksual berantai,”, menyebut sang presiden sebagai “salah satu selebritas AS yang paling dibenci, jahat, dan bodoh.” 

Selain itu Vance bahkan pernah membandingkan Trump dengan pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler. Pada Februari 2016, Vance secara pribadi bertanya-tanya apakah Trump adalah “Hitlernya Amerika”. Beberapa bulan kemudian dia menulis di The Atlantic bahwa Trump adalah “candu budaya.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Baru 10-12,5% untuk 89 Negara, Ini Daftarnya

7 jam lalu

AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium

8 jam lalu

AS Berlakukan Tarif Baru 10-12,5% untuk 60 Negara, termasuk Indonesia

15 jam lalu

Di Hadapan Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal