JAKARTA, iNews.id - Liz Truss akan menggantikan Boris Johnson sebagai perdana menteri (PM) Inggris. Perempuan yang kini menjabat menteri luar negeri (menlu) itu mendapat dukungan dari mayoritas anggota Partai Konservatif dalam pemilu bulan ini, menyusul pengunduran diri Johnson.
Pemilik nama lengkap Mary Elizabeth Truss itu akan berangkat ke Balmoral, Skotlandia, untuk menemui Ratu Elizabeth II di mana dia akan dikukuhkan sebagai PM Inggris berikutnya, kemudian membentuk pemerintahan.
Truss akan menjadi pemimpin Konservatif sekaligus PM Inggris keempat dalam 6 tahun terakhir. Sementara pada masa kepemimpinan Ratu Elizabeth II, Truss menjadi perdana menteri ke-15 atau perempuan ketiga.
Karier perempuan 47 tahun tersebut melonjak sejak 2010, saat pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen. Empat tahun setelah itu, dia bergabung dengan kabinet pemerintahan PM David Cameron sebagai menteri lingkungan hidup. Dia lalu menjabat menteri kehakiman kemudian kepala menteri di Departemen Keuangan di bawah Theresa May. Di masa pemerintahan Johnson, Truss menjabat menteri perdagangan internasional dan menlu.
Truss lahir pada 26 Juli 1975 di Oxford dari pasangan John Kenneth dan Priscilla Mary Truss. Dia lahir dari ayah berdarah akademisi. Ayahnya seorang profesor emeritus matematika murni Universitas Leeds. Sementara ibunya adalah seorang perawat, guru, dan tim Kampanye untuk Perlucutan Senjata Nuklir.