Profil Sheikh Hasina, PM Bangladesh yang Lengser Keprabon: dari Sosok Prodemokrasi jadi Diktator Bengis

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina. (Foto: EPA)

Sementara media-media arus utama Bangladesh, menurut para kritikus, dikendalikan Hasina untuk menyusun dan mempertahankan narasi terhadap para penentangnya. Sebagian besar media besar itu dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan Liga Awami.

Kontrol atas media memungkinkan Hasina untuk menggambarkan para pendukungnya sebagai pewaris sah warisan kemerdekaan negara dan pencapaiannya. Pada waktu bersamaan, dia bisa dengan leluasa menggambarkan para pembangkang dan anggota oposisi dari Partai Nasionalis Bangladesh dan Jamaat-e-Islami (Majelis Islam Bangladesh) sebagai sisa-sisa faksi pengkhianat dan "ekstremis".

Mantan Perdana Menteri dan pemimpin oposisi utama Bangladesh, Begum Khaleda Zia, dipenjara pada 2018 atas tuduhan korupsi. Sementara seorang tokoh terkemuka di Jamaat-e-Islami dieksekusi mati pada 2016.

Berpangkal dari kata 'Razakar'

Namun, Hasina membuat kesalahan fatal dengan melabeli mahasiswa yang memprotes reformasi kuota lapangan kerja sebagai "Razakar". Menurut kaum terpelajar di negara itu, tindakan sang perdana menteri sudah kelewat batas.

Di Bangladesh, "Razakar" adalah istilah yang sangat sensitif dan menyakitkan hati. Kata tersebut di satu sisi berarti relawan, namun merujuk pada para pendukung operasi militer Pakistan untuk meredakan perang pembebasan Bangladesh 1971 dan dituduh melakukan berbagai kejahatan keji.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

5 hari lalu

Bangunan Bekas Markas Adolf Hitler Terbakar, Polisi Jerman Tangkap 1 Orang

9 hari lalu

Duh! Pintu Pesawat Ambulans Udara Terbuka dalam Penerbangan, Pasien Meninggal

10 hari lalu

Arab Saudi Eksekusi Mati Pria-Wanita karena Berbuat Asusila di Masjid Kota Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal