Proposal Damai Perang Ukraina Untungkan Rusia, Amerika Bantah Isinya Wish Lists Moskow

Anton Suhartono
Marco Rubio membantah pernyataan para senator bahwa proposal 28 poin rencana perdamaian Ukraina merupakan daftar daftar usulan Rusia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membantah pernyataan para senator bahwa proposal 28 poin rencana perdamaian Ukraina yang dirilis kemarin merupakan daftar keinginan atau wish lists yang diberikan Rusia, bukan sikap resmi pemerintahan Presiden Donald Trump. 

Proposal itu dikecam Ukraina dan negara-negara sekutu karena isinya menguntungkan Rusia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, proposal tersebut merupakan kebijakan resmi Gedung Putih.

Sebelumnya beberapa senator AS menyebut proposal tersebut merupakan daftar keinginan Rusia.

Trump mendorong 28 poin rencana tersebut seraya menekan Ukraina untuk menerimanya dalam beberapa hari. Dia memberi waktu kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memberikan jawaban paling lambat pada Kamis mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

2 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

2 hari lalu

Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal