Putin Kecam Tuduhan Serangan Zat Kimia yang Tewaskan Warga Inggris

Nathania Riris Michico
Presiden Rusia Vladimir Putin menepis tuduhan Inggris soal tewasnya seorang warga Inggris karena keracunan zat kimia Novichok. (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin angkat bicara terkait tewasnya seorang warga Inggris karena keracunan zat kimia pelumpuh saraf, Novichok. Putin menepis tuduhan Inggris dan menyebutnya tak berdasar.

Saat ditanya soal tuduhan Rusia berada di belakang serangan terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal pada Maret lalu, Putin juga menegaskan Inggris tak memberikan bukti apa pun yang bisa mendukung tuduhan itu.

"Kami ingin mendapatkan bukti dokumentasi tetapi tidak ada yang memberikan kepada kami," kata Putin, dalam wawancara dengan Fox News, usai pertemuannya dengan Presiden Donald Trump, di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

"Ini sama dengan tuduhan campur tangan dalam proses pilpres di Amerika," ujar dia, mengacu pada klaim Rusia campur tangan dalam pilpres AS 2016 yang dimenangkan oleh Trump.

Putin menduga kasus itu sengaja 'dimainkan' oleh Inggris sehingga memperburuk hubungan kedua negara.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal