Putin Kirim 300.000 Pasukan Cadangan ke Ukraina, Zelensky Bilang Begini

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan kecil kemungkinan dirinya melakukan pembicaraan dengan Vladimir Putin untuk mengakhiri perang. Dia kembali menegaskan syarat yang pernah disampaikan, seluruh pasukan Rusia harus ditarik dari Ukraina jika pembicaraan digelar.

Dengan keluarnya perintah atau dekret mobilisasi militer yang dilakukan Putin, Rabu (21/9/2022), peluang pembicaraan semakin jauh terwujud.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Jerman, Bild, Zelensky mengatakan Ukraina tidak punya pengaruh dalam menentukan akhir dari pemerintahan Putin. Meski demikian dia menegaskan ingin berbicar dengan pemerintah Rusia dengan posisi tawar yang kuat.

Dia juga mengulangi seruan agar Jerman memasok senjata dan sistem pertahanan udara ke Ukraina. Persenjataan itu penting untuk menyelamatkan nyawa warganya.

Putin meneken dekret mobilisasi militer untuk mengirim 300.000 pasukan cadangan ke Donbass, meliputi Donetsk dan Luhansk. Tujuannya untuk membebaskan wilayah itu serta menolong warganya dari penindasan kelompok neo-Nazi Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
1 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal