Putin Remehkan Sanksi AS, Trump: Kita Lihat 6 Bulan Lagi!

Anton Suhartono
Donald Trump kesal dengan pernyataan Vladimir Putin bahwa sanksi AS tak akan berpengaruh besar bagi perekonomian Rusia (Foto: AP)

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjelaskan, sanksi terbaru menargetkan sektor energi Rusia. Tujuannya mengganggu kemampuan finansial Rusia dalam mendapatkan dana guna membiayai perang di Ukraina.

"Sekaranglah saatnya untuk menghentikan pembunuhan dan segera mewujudkan gencatan senjata," kata Menteri Keuangan Scott Bessent dalam pernyataan tersebut.

"Mengingat penolakan Presiden Putin untuk mengakhiri perang yang tidak masuk akal ini, Departemen Keuangan memberikan sanksi terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia yang mendanai mesin perang Kremlin. Departemen Keuangan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung upaya Presiden Trump mengakhiri perang lainnya," kata Bessent.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
14 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
15 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
16 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal