Putra Joe Biden Tersandung Masalah Pajak, Kasus dalam Penyelidikan Kejaksaan AS

Ahmad Islamy Jamil
Putra Joe Biden, Hunter Biden. (Foto: Reuters)

Trump dan para pendukungnya juga melontarkan tuduhan korupsi yang tidak berdasar terkait pekerjaan Hunter di Ukraina pada saat ayahnya menjabat sebagai wakil presiden, dan memimpin urusan pemerintahan Obama dengan negara Eropa Timur itu.

Pengungkapan investigasi terkait kasus pajak Hunter yang dipimpin oleh Kantor Kejaksaan AS di Negara Bagian Delaware itu terjadi pada saat Joe Biden tengah sibuk menyusun kabinetnya untuk pemerintahan Amerika mendatang. Jaksa Agung pilihan Biden kelak bisa saja mengawasi perkara itu, jika proses penyelidikannya masih berlangsung pada saat Biden dilantik jadi presiden AS pada 20 Januari.

Tim transisi Joe Biden menyatakan, sebagai presiden terpilih, politikus Partai Demokrat itu sangat bangga dengan putranya, yang telah berjuang melalui tantangan yang sulit. “Termasuk serangan pribadi yang keji beberapa bulan terakhir, hanya untuk tampil lebih kuat,” ungkap tim itu dalam sebuah pernyataan.

Kuasa hukum Hunter Biden tidak segera membalas pesan telepon saat dimintai komentar oleh AP.

Hunter, anak kedua Joe Biden, terlibat dalam kontroversi selama bertahun-tahun. Di saat ayahnya menjabat wakil presiden, Hunter bergabung dengan Naval Reserve namun kemudian dikeluarkan setelah hasil tes menunjukkan dia positif menggunakan kokain. Belakangan, dia mengungkapkan perjuangannya selama bertahun-tahun melawan kecanduan narkoba.

Hunter juga bergabung dengan dewan perusahaan energi Ukraina, Burisma, pada 2014, yang memicu kekhawatiran tentang persepsi konflik kepentingan mengingat ayahnya sangat terlibat dalam kebijakan AS terhadap Ukraina. Namun, investigasi Senat yang dipimpin Partai Republik tidak menunjukkan indikasi kebijakan apa pun yang secara langsung dipengaruhi oleh pekerjaan Hunter di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

6 Bulan Perang, Mojtaba Khamenei Serukan Negara Muslim Bersatu Lawan AS-Israel

11 jam lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

14 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

14 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal