Putus Asa Tangani Pasien Covid-19, Staf Medis di Belgia Beralih Profesi Jual Cupcake

Arif Budiwinarto
Nolwenn Le Bonzec, mantan perawat pasien Covid-19, kini beralih profesi sebagai penjual cupcake di ibu kota Belgia, Brussel. (foto: AFP)

"Kami telah menuntut kondisi yang lebih baik selama bertahun-tahun. Tetapi pemerintah Belgia tidak menganggap kami serius," kata Nolwenn.

"Jika saya terus melakukannya, saya pikir saya akan jatuh ke dalam depresi. Kami memprotes. Kami berdiri. Tapi itu tidak mengubah apapun," lanjutnya.

Eropa dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19

Benua Eropa tengah dilanda gelombang dua Covid-19, Prancis dan Belgia menjadi negara dengan penambahaan kasus infeksi tertinggi sejak Oktober lalu.

Dalam sehari rata-rata kasus baru di Prancis bertambah lebih dari 25.000, total terdapat lebih dari 2,07 juta kasus infeksi Covid-19 serta lebih dari 46.000 kasus kematian di Prancis.

Sedangkan Belgia mencatatkan angka infeksi Covid-19 lebih dari 541.000 dan jumlah kematian mencapai 14.839 kasus.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

14 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

15 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

15 hari lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal