Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

Anton Suhartono
Qatar membantah keras tuduhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Partai Likud yang menuding Doha ikut campur dalam pemilu Knesset (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Qatar membantah keras tuduhan Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dan Partai Likud yang menuding Doha ikut campur dalam pemilu Knesset pekan lalu. Qatar menyebut tuduhan tersebut sebagai kampanye hoaks yang bertujuan menyeret negara itu ke dalam perselisihan politik dalam negeri Israel.

Netanyahu dan Partai Likud menuduh Qatar melakukan intervensi melalui pendanaan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari kalangan Arab Israel. Langkah tersebut dituding bertujuan memengaruhi hasil pemilu dan merugikan kubu Netanyahu.

Likud bahkan mengklaim memiliki rekaman serta sejumlah materi lain yang mendokumentasikan dugaan praktik kecurangan. Partai tersebut menyebut terdapat uang tunai dan voucher bahan bakar yang ditawarkan kepada pemilih sebagai imbalan atas suara mereka.

Namun, Likud belum secara terbuka memperlihatkan bukti yang mendukung tuduhan campur tangan Qatar maupun dugaan praktik suap tersebut.

Pemerintah Qatar menolak tuduhan itu dan menyebutnya sebagai upaya menciptakan narasi palsu untuk menyeret Doha ke dalam konflik politik Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
54 menit lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

1 jam lalu

Eisenkot Semprot Netanyahu: Hanya Orang Kalah yang Ingin Batalkan Hasil Pemilu

2 jam lalu

Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu

5 jam lalu

Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal