Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

Aditya Pratama
Perusahaan teknologi, Oracle melakukan PHK terhadap 21.000 karyawan di seluruh dunia dalam setahun terakhir usai menata ulang bisnis berfokus pada AI. (Foto: AP)

Perusahaan memperingatkan bahwa reorganisasi tersebut berpotensi menyebabkan kekurangan tenaga kerja terampil pada posisi tertentu, yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas dan berdampak pada pendapatan perusahaan.

"Seiring pertumbuhan bisnis cloud dan AI kami, kami akan terus menyeimbangkan sumber daya serta melakukan restrukturisasi pada kelompok pengembangan kami guna memastikan kami memiliki orang yang tepat untuk menghadirkan produk cloud dan AI terbaik bagi pelanggan di seluruh dunia," tulis keterangan Oracle.

Oracle saat ini tengah berlomba memperluas pembangunan pusat data untuk memenuhi kebutuhan perusahaan AI besar seperti OpenAI dan Meta.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Oracle berencana menginvestasikan sedikitnya 50 miliar dolar AS untuk infrastruktur pada tahun ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo: Kolaborasi MNCN-Republikorp Siap Hadapi Tantangan AI dan Disinformasi

5 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

5 hari lalu

Mengejutkan! AI Diyakini Bisa Temukan Obat Kanker di Masa Depan

5 hari lalu

Luhut Ungkap Jurus Cegah Bansos Berbasis AI Dipakai Judol, Siapkan Opsi Kupon Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal