Rayakan Hari Kemenangan Besok, Putin dan Tentara Rusia Bakal Teriakkan Ura Lagi?

Ahmad Islamy Jamil
Ribuan tentara Rusia mengikuti gladi resik parade militer untuk peringatan Hari Kemenangan 9 Mei di Lapangan Merah Moksow, Sabtu (7/5/2022). (Foto: Reuters)

Menurut media Barat, sanksi dari Amerika Serikat dan para sekutunya telah membawa Rusia menuju krisis ekonomi terburuk sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991. Kendati demikian, Kremlin menyatakan bakal membangun sektor produksinya sendiri sambil mencari pasar baru di Asia.

Beberapa orang Rusia mengaku cemas dan emosional mengingat ikatan keluarga yang erat antara negeri mereka dan Ukraina sekarang terpecah gara-gara konflik. Padahal, Rusia dan Ukraina selama ini menjadi rumah bagi populasi dua bangsa Slavia Timur terbesar di dunia.

“Secara emosional (konflik) itu memengaruhi kami, karena saya memiliki dua saudara perempuan yang tinggal di Ukraina,” kata salah satu warga Moskow bernama Larisa kepada Reuters.

“Tentu saja, sangat sulit untuk berkomunikasi dengan mereka (sanak famili di Ukraina) sekarang. Mereka memiliki perang informasi sendiri yang sedang terjadi sekarang,” ujarnya.

Akan tetapi, Larisa juga mengatakan bahwa patriotisme kini meningkat di kalangan masyarakat Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
19 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

21 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

23 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

24 jam lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal