Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu

Anton Suhartono
Yoav Segalovitz, mantan perwira tinggi kepolisian Israel, bergabung dengan partai Islam Ra’am yang dipimpin Mansour Abbas (Foto: AP)

Namun, upaya membangun koalisi menghadapi hambatan. Sejumlah tokoh oposisi Yahudi menolak bekerja sama dengan partai-partai Arab. Pemimpin Yisrael Beiteinu, Avigdor Lieberman, misalnya, menyatakan tidak akan membentuk kemitraan dengan mereka.

Associated Press melaporkan, oposisi Israel kini menghadapi pilihan sulit: bekerja sama dengan partai Arab untuk menggantikan Netanyahu atau mempertimbangkan pemerintahan persatuan yang melibatkan kelompok-kelompok politik yang berbeda.

Ingin meruntuhkan sekat politik Yahudi-Arab

Segalovitz dan Abbas berharap kemitraan mereka bisa mengubah cara pandang politik Israel terhadap kerja sama antara warga Yahudi dan Arab.

Dalam perayaan kemenangan Ra’am pada malam pemilu, Segalovitz menjadi satu-satunya politisi partai tersebut yang menyampaikan pidato dalam bahasa Ibrani, bukan bahasa Arab.

“Kulanu Yisraelim!” atau “Kita semua orang Israel!”, serunya di hadapan para pendukung. Pernyataan itu disambut tepuk tangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Peneliti Ungkap Dampak jika Oposisi Pimpin Israel, dari Gaza hingga Tepi Barat

13 jam lalu

Yahudi Mantan Perwira Polisi Israel Gabung Partai Islam di Pemilu, Rebut Kursi Parlemen 

1 hari lalu

Nah, Mantan Jenderal Israel Sebut Negaranya di Ambang Kehancuran

1 hari lalu

Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal