Redakan Ketegangan, Rusia Janji Tak Lakukan Manuver Militer di Perbatasan Ukraina

Anton Suhartono
Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Namun Macron merupakan kepala negara Barat pertama yang bertemu Putin sejak Rusia mengerahkan pasiukan ke perbatasan Ukraina. Negara-negara Barat khawatir pengerahan itu menjadi pertanda segera dimulainya serangan besar-besaran.

Rusia berkali-kali membantah akan menyerang Ukraina, namun negara itu bisa mengambil tindakan militer yang tidak ditentukan jika tuntutannya tak dipenuhi.

Putin menuntut perubahan keamanan di Eropa, termasuk desakan agar NATO tidak akan menerima Ukraina sebagai anggotanya. Selain itu Putin menuntut tak ada rudal tidak dikerahkan ke dekat perbatasan Rusia. Selain itu dia mendesak negara-negara NATO mengurangi infrastruktur keamanannya di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

5 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

10 hari lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

10 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal