Rekonstruksi Gaza: Gedung Putih Tolak Proposal Liga Arab, Apa Sebabnya?

Anton Suhartono
Gedung Putih menolak usulan Liga Arab terkait rekonstruksi Gaza senilai Rp870 triliun (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih menolak usulan Liga Arab soal proposal rekonstruksi Gaza. Alasannya proposal tersebut tidak menjawab realitas saat ini di wilayah berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa itu. 

Di antara yang disoroti Amerika Serikat (AS) adalah relokasi penduduk Gaza. Pemerintahan Trump sangat ingin memindahkan warga Gaza ke Mesir dan Yordania, sementara negara-negara Arab, terlebih Palestina, menolak segala bentuk pengusiran.

"Proposal tidak membahas kenyataan bahwa Gaza tidak bisa dihuni saat ini dan penduduk tidak bisa hidup secara manusiawi di wilayah yang tertutup puing-puing dan amunisi yang belum meledak," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Brian Hughes, kepada Anadolu.

Dia menambahkan, Trump tetap pada rencananya untuk membangun kembali Gaza tanpa keterlibatan Hamas. Gedung Putih menantikan pembicaraan lebih lanjut para pemimpin Arab untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran di Gaza.

KTT Liga Arab darurat yang digelar di Kairo, Mesir, pada Selasa kemarin mengadopsi rencana rekonstruksi Gaza senilai 53 miliar dolar AS atau sekitar Rp870 triliun. Proposal itu diajukan Mesir dan disetujui oleh negara-negara anggota.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal