Ribuan Rakyat Kuba Demo Protes Pemerintah, Aksi Massa Terbesar sejak 1994

Ahmad Islamy Jamil
Ribuan rakyat Kuba berunjuk rasa di Ibu Kota Havana, Minggu (11/7/2021). (Foto-foto: Reuters)

“Kami sedang melalui masa-masa yang sangat sulit. Kami membutuhkan perubahan sistem,” ujar Miranda Lazara (53), seorang guru tari yang ikut bergabung dalam unjuk rasa di Havana, dikutip Reuters, Senin (12/7/2021) WIB.

Diaz-Canel, yang juga mengepalai Partai Komunis Kuba, pada Minggu sore menyalahkan Amerika Serikat atas aksi demonstrasi tersebut. AS memang menjadi musuh lama Kuba sejak era Perang Dingin. Washington DC pun dalam beberapa tahun terakhir memperketat embargo perdagangannya—yang telah berlangsung puluhan tahun—terhadap Havana.

Diaz-Canel menuturkan, banyak pengunjuk rasa yang turun ke jalan dengan niat yang tulus. Sayangnya, kata dia, mereka dimanipulasi oleh kampanye media sosial yang diatur AS dan “para tentara bayaran” di lapangan. Dia pun memperingatkan, pemerintah tidak akan menoleransi provokasi lebih lanjut.

Beberapa saksi Reuters di Havana melihat aparat keamanan yang dibantu oleh polisi berpakaian preman menangkapi sekitar 24 pengunjuk rasa. Polisi juga menggunakan semprotan merica dan memukul beberapa pengunjuk rasa serta seorang fotografer yang bekerja untuk Associated Press.

Di satu daerah Havana, pengunjuk rasa melampiaskan kemarahan mereka pada mobil polisi yang kosong, menggulingkannya dan kemudian melemparkan batu ke arahnya. Di tempat lain, mereka meneriakkan “Dasar penindas!” kepada polisi anti huru-hara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Kena Ranjau, 2 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz 

2 jam lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

5 jam lalu

Giliran Pangkalan Militer AS di Irak Dihujani Rudal dan Drone Iran

5 jam lalu

Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal