Meski demikian, kelompok Houthi tidak langsung mengeluarkan pernyataan resmi mengenai serangan yang menyebabkan kerusakan pada gedung Aramco tersebut.
Serangan terbaru ini menambah panjang daftar fasilitas strategis Arab Saudi yang menjadi sasaran dalam eskalasi konflik dengan Houthi.
Pada 14 Oktober, rudal balistik Houthi menghantam kantor pusat Aramco di Dhahran, wilayah timur Arab Saudi. Serangan tersebut merusak tiga lantai teratas gedung, termasuk sejumlah ruangan yang digunakan oleh CEO dan pejabat senior perusahaan.
Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut. Namun, insiden itu memperlihatkan ancaman terhadap infrastruktur energi Saudi semakin serius.
Eskalasi serangan rudal dan drone Houthi terhadap bandara, pelabuhan, serta fasilitas minyak Saudi meningkat sejak pertempuran kembali berkobar pada Juli 2026.