Rudal Houthi Incar Gedung Perusahaan Minyak Saudi Aramco, Beberapa Lantai Rusak

Anton Suhartono
Gedung Aramco di Riyadh, Arab Saudi, mengalami kerusakan akibat serpihan rudal Houthi yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara Saudi. (Foto: X)

Pada 10 Oktober, serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.

Konflik terbaru ini menandai runtuhnya gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022 dan berhasil meredakan konflik kedua pihak.

Arab Saudi memimpin koalisi militer negara-negara Arab pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional setelah kelompok Houthi merebut Ibu Kota Sanaa pada 2014.

Sejak pertempuran kembali meningkat, kedua pihak saling melancarkan serangan. Arab Saudi menggempur sejumlah sasaran Houthi di Yaman, sementara kelompok tersebut meningkatkan serangan terhadap wilayah dan infrastruktur strategis kerajaan.

PBB memperkirakan lebih dari 1.600 orang tewas dan lebih dari 300.000 lainnya mengungsi sejak pertempuran kembali berkobar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

Rudal Pertahanan Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Makkah dan Madinah

13 hari lalu

Houthi Serang 2 Kota Suci, Sheikh Sudais: Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah!

14 hari lalu

Sheikh Sudais Kutuk Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah: Kriminal!

14 hari lalu

Houthi Ancam Serang Bandara Riyadh Saudi Lagi, Peringatkan Maskapai dan Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal