Rusia Bakal Gelar Pemilu di 4 Wilayah Ukraina yang Dicaplok, Kiev Marah Besar

Ahmad Islamy Jamil
Rusia berencana menggelar pemilihan presiden pada Maret 2024. (Foto: Reuters)

Pernyataan tersebut juga memperingatkan negara-negara lain agar tidak mengirimkan pemantau untuk mengamati pelaksanaan pemilu oleh Rusia iu. Kemlu Ukraina mengatakan, pihak yang melanggar peringatan tersebut bakal mempertanggungjawabkan tindakan mereka secara pidana.

“Pemilu apa pun di Rusia tidak ada hubungannya dengan demokrasi. Pemilu hanya berfungsi sebagai alat untuk mempertahankan rezim Rusia tetap berkuasa,” kata Kemlu Ukraina itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada hari Jumat bahwa dia akan kembali mencalonkan diri sebagai presiden. Langkah itu diperkirakan akan membuatnya tetap berkuasa setidaknya hingga 2030.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

1 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

2 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

3 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal