Rusia Bantah Gunakan Bom Vakum dan Curah di Ukraina, Singgung Perisai Manusia

Anton Suhartono
Kremlin membantah pasukannya menggunakan bom vakum dan curah di Ukraina (Foto: Reuters)

Militer Rusia serta milisi Donetsk dan Luhansk mengungkap beberapa kasus, salah satunya batalyon relawawn Ukraina menggunakan artileri Grad untuk menyerang perkotaan yang dihuni warga sipil. Serangan serupa dilaporkan di kota-kota lain di Donbass. 

Kemhan juga menuduh Ukraina menggunakan amunisi fosfor di sekitar Kiev dekat Bandara Gostomel.

Bom vakum atau senjata termobarik bekerja dengan menghisap oksigen dari udara sekitarnya untuk menghasilkan ledakan suhu tinggi. Senjata ini biasanya menghasilkan gelombang ledakan dengan durasi jauh lebih lama daripada bom konvensional serta bisa membuat tubuh manusia menguap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Internasional
4 hari lalu

Nah, AS Pastikan Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

Internasional
6 hari lalu

Kim Jong Un Hadiahkan Rumah buat Keluarga Prajurit yang Tewas di Perang Ukraina

Sains
6 hari lalu

Kisah Sergei Krikalev, Kosmonaut Terakhir Uni Soviet 311 Hari Terombang-ambing di Luar Angkasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal