Rusia Bersiap Gelar Referendum di Ukraina, AS: Komunitas Internasional Anggap Tak Sah

Umaya Khusniah
Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby. (Foto: AP Photo)

AS menilai, pejabat Rusia sebenarnya menyadari apa yang mereka lakukan akan kekurangan legitimasi. Referendum tidak akan mencerminkan keinginan rakyat. 

"Rakyat Ukraina, dalam setiap referendum yang bebas dan adil, akan sangat menentang bergabung dengan Rusia," tambahnya.

Komentar itu muncul setelah AS mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar 3 miliar dolar untuk pasukan Kiev saat Ukraina memperingati Hari Kemerdekaannya. Menurut Pentagon, paket tersebut mencakup sistem rudal permukaan-ke-udara, roket berpemandu laser, drone Puma, dan senjata kontra-drone VAMPIRE.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Melunak! AS Siap Ringankan Sanksi Iran, asal...

1 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal