Rusia Bingung dengan Krisis Selat Hormuz: Siapa dan Apa yang Diblokade?

Anton Suhartono
Rusia mempertanyakan siapa dan apa sebenarnya yang diblokade di Selat Hormuz (Foto: AP)

“Rusia bukan peserta perang ini. Ini bukan perang kami,” ujarnya.

Ketegangan di Selat Hormuz bermula dari serangan Israel-AS pada 28 Februari. Sebagai respons, Iran mengambil langkah dengan membatasi akses bagi kapal-kapal tertentu. Hanya negara yang dianggap bersahabat diizinkan melintas. Namun dalam perkembangannya, Teheran mulai melonggarkan kebijakan dengan memperbolehkan kapal dari negara lain lewat, asalkan membayar tarif tertentu.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump justru memerintahkan blokade total terhadap Selat Hormuz setelah gagalnya perundingan dengan Iran. Kebijakan ini bertujuan menekan ekonomi Iran dengan menghentikan lalu lintas kapal keluar-masuk.

Namun fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Sejumlah kapal tanker dan kapal dagang dilaporkan tetap bisa melintas, sehingga memunculkan tanda tanya besar mengenai efektivitas maupun realitas dari blokade tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal