Rusia dan Belarusia Perpanjang Latihan Perang di Utara Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan militer Rusia dan Belarusia ambil bagian dalam latihan militer gabungan di Wilayah Brest, Belarusia, Sabtu (19/2/2022). (Foto: Reuters)

Dala wawancara dengan BBC yang disiarkan pada Minggu ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin tidak mampu berpikir logis, sehingga ancaman sanksi Barat dirasa tidak cukup untuk mencegah invasi Moskow ke Ukraina.

“(Sanksi) itu mungkin tidak cukup untuk menghalangi seorang aktor irasional (Putin) dan kami harus menerima saat ini bahwa Vladimir Putin mungkin berpikir secara tidak logis tentang ini dan tidak melihat bencana di depan,” kata Johnson.

Reporter Reuters melaporkan, ada ledakan yang terdengar di pusat Donetsk, sebuah kota yang terletak di wilayah Donbas di Ukraina Timur. Wilayah itu dikendalikan oleh kelompok separatis yang didukung Rusia.

Selain itu, ada juga penembakan besar-besaran di tempat lain di Donbas pada hari sebelumnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Barat terus menyiarkan propaganda bahwa Rusia sedang dalam persiapan untuk melakukan invasi ke Ukraina.  Namun, Moskow berkeras bahwa tidak memiliki niat menginvasi negara itu. Rusia juga menekankan bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukannya ke mana saja di dalam wilayahnya sendiri.

Moskow juga telah menyatakan keprihatinan atas aktivitas militer NATO di dekat perbatasannya dan dukungan militer yang sedang berlangsung dari Ukraina, termasuk peningkatan jumlah instruktur Barat di wilayah Donbas yang memisahkan diri dari Kiev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Bersejarah, Presiden Belarusia Jadi Kepala Negara Pertama Menginap di Istana Negara

57 tahun lalu

Kemhan Santuni Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latihan Militer, Segini Besarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal