Rusia dan Ukraina Lakukan Pertukaran Tahanan Terbesar sejak Invasi, Total 270 Orang 

Umaya Khusniah
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: ist)

Dia menjelaskan, pertukaran tahanan itu melibatkan bantuan dari Turki dan Arab Saudi. Pertukaran tahanan ini juga telah dipersiapkan cukup lama dan melibatkan tawar-menawar yang intens.

"Kami mengingat dan mencoba menyelamatkan semua orang kami dan mereka yang mencoba menyelamatkan orang Ukraina. Inilah arti Ukraina. Ini lah kami yang membedakannya dari musuh," katanya. 

Zelensky juga berterima kasih kepada Presiden Turki, Tayyip Erdogan atas bantuannya.

Tidak ada komentar langsung dari Moskow tentang kesepakatan itu dan mengapa kesepakatan itu membebaskan orang-orang yang menurut kelompok separatis dukungan Rusia akan diadili akhir tahun ini. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
9 jam lalu

Mohamed Salah Bakal Dapat Kewarganegaraan Turki dan Penghargaan Negara, Efek Transfer ke Trabzonspor 

1 hari lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

2 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

2 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal