Rusia Ingin Bahas soal Bucha di Dewan Keamanan PBB, Inggris Malah Menolak

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina menggunakan ponsel untuk mendokumentasikan tank-tank Rusia yang hancur di Kota Bucha, Sabtu (2/4/2022). (Foto: Reuters)

Namun, Rusia membantah tuduhan yang menyebut pasukannya membunuh warga sipil di Bucha. Moskow yakin, tidak ada penduduk yang menderita akibat kekerasan dari pasukan Rusia.

Zakharova mengatakan, gambar-gambar mayat warga sipil di Bucha yang beredar belakangan ini adalah pesanan dari AS.

“Siapa yang menguasai provokasi? Tentu saja Amerika Serikat dan NATO,” kata Zakharova, kepada stasiun televisi pemerintah, seperti dilaporkan kembali Reuters, hari ini.

Dia menjelaskan, kecaman dari Barat atas foto dan video warga yang tewas mengindikasikan bagian dari skenario yang direncanakan untuk menodai reputasi Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
14 jam lalu

Tegang! Iran Peringatkan Blokade AS Bahayakan Selat Hormuz

Internasional
15 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
17 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal