Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

Anton Suhartono
Serangan pasukan Rusia terhadap sekolah di Komyshuvakha, Zaporizhzhia, Ukraina, Senin (2/11), menewaskan puluhan orang (Foto: AP)

Semikin menjelaskan, orang-orang tersebut berada di ruang bawah tanah yang strukturnya telah diperkuat.

Lokasi tersebut dibangun baru-baru ini dengan pendanaan dari Uni Eropa. Desainnya dibuat untuk menahan serangan besar. Meski demikian, kekuatan dahsyat dari bom-bom tersebut menyebabkan struktur beton runtuh hingga memicu kebakaran.

Tempat perlindungan tersebut dibangun tahun lalu sebagai upaya untuk tetap menjalankan kegiatan belajar-mengajar di masa perang. Namun, banyak warga sipil mengungsi seiring semakin gencarnya pertempuran ke wilayah tersebut. Oleh karena itu, bangunan tersebut tidak lagi digunakan sebagai sekolah. Sebaliknya, otoritas setempat memanfaatkannya sebagai pusat administrasi dan bantuan kemanusiaan.

Serangan terbaru Rusia ini terjadi di tengah upaya terbaru untuk mendorong negosiasi yang diinisiasi oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Utusan AS Steve Witkoff baru-baru ini bertemu dengan Zelensky di Norwegia guna membuka peluang pertemuan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

1 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

3 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

3 hari lalu

Putin Blak-blakan soal Demo Rusuh Eropa: Pemimpinnya Tak Becus Cari Solusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal