Rusia: Jika PLTN Zaporizhzhia Terus Diserang, Jejak Radioaktifnya Bisa Capai Pantai Turki

Ahmad Islamy Jamil
PLTN Zaporizhzhia di Ukraina. (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id – Rusia mengingatkan bahwa penyerangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia bisa menimbulkan bencana besar lintas negara. Jika aksi penembakan yang berkelanjutan merusak fasilitas itu, jejak radioaktif dapat mencapai pantai utara Turki.

“Situasinya cukup jelas, bahwa PLTN Zaporizhzhia telah dikendalikan oleh pasukan Rusia sejak Maret. Ini adalah fasilitas nuklir terbesar yang terdiri dari enam reaktor dengan total kapasitas 6.000 megawatt,” ujar Duta Besar Rusia di Ankara, Alexei Yerkhov, kepada surat kabat Turki, Yeni Safak, Kamis (1/9/2022).

“Menurut para ilmuwan, jika tempat penyimpanan (nuklir) hancur akibat pemboman, kerusakannya mungkin akan lebih buruk daripada setelah bencana Chernobyl, dan jalur radioaktif mungkin mencapai pantai utara Turki,” kata dia.

PLTN Zaporizhzhia yang terletak di tepi kiri Sungai Dnipro, adalah pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa dalam hal jumlah unit dan output. Setelah Moskow melancarkan operasi militer di Ukraina sejak 24 Februari lalu, pembangkit nuklir itu dan daerah sekitarnya jatuh di bawah kendali pasukan Rusia. 

PLTN Zaporzhzhia baru-baru ini menjadi sasaran sejumlah penembakan, meningkatkan kekhawatiran internasional atas kemungkinan kecelakaan nuklir. Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas insiden penembakan tersebut.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Sejak saat itu, banyak negara Barat dan beberapa sekutu mereka mengutuk langkah Moskow itu. Amerika Serikat dan Uni Eropa pun menjatuhkan sanksi secara bertubi-tubi kepada Rusia.

Pada saat yang sama, China seperti banyak negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin lainnya, menolak untuk bergabung dengan sanksi tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

1 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal