Rusia Klaim Serangan Rudalnya di Pelabuhan Odesa Tak Akan Pengaruhi Ekspor Gandum Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov. (Foto: AP)

Sebelumnya, militer Ukraina mengatakan sejumlah rudal Rusia menghantam Pelabuhan Odesa pada Sabtu. Serangan itu dinilai mengancam kesepakatan yang baru ditandatangani antara kedua negara sehari sebelumnya. 

Perjanjian itu dibuat untuk membuka blokade ekspor gandum dari beberapa pelabuhan Ukraina di Laut Hitam. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mengurangi kekurangan pangan global yang disebabkan oleh perang.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh perwakilan Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB pada Jumat (22/7/2022). Isi kesepakatan itu antara lain, ekspor gandum, makanan, dan pupuk Ukraina dapat melintasi Laut Hitam dari tiga pelabuhan, termasuk Odesa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Buletin
3 hari lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
3 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
5 hari lalu

Iran Ancam Serangan Lebih Dahsyat ke AS-Israel, Pakai Rudal Minimal 1 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal