Rusia Kuasai 20% Wilayah Ukraina

Anton Suhartono
Rusia menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina, termasuk sebagian besar Donbass (Foto: AP)

Jaminan Keamanan Jadi Batu Sandungan

Salah satu isu utama dalam perundingan adalah permintaan Ukraina akan jaminan keamanan dari negara-negara Barat. Kiev menilai jaminan tersebut penting untuk mencegah kemungkinan serangan Rusia di masa mendatang.

Sebaliknya, Rusia menolak skema itu dan tetap menuntut pengakuan internasional atas wilayah Ukraina yang kini berada di bawah kendalinya.

Rencana Damai Trump Masih Diperdebatkan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengajukan rencana damai 28 poin yang mewajibkan Ukraina merelakan Donbass dan Krimea untuk Rusia. Proposal itu langsung menuai kritik tajam dari Ukraina dan negara-negara Eropa, hingga akhirnya AS memangkas sejumlah poin kontroversial tersebut.

Putin menilai rencana damai Trump bisa menjadi “awal yang baik” untuk negosiasi. Namun hingga kini, versi terbaru dari proposal tersebut belum dirilis secara resmi.

Ukraina Tegas Menolak Penyerahan Wilayah

Kiev menolak mentah-mentah syarat penyerahan wilayah sebagai jalan menuju perdamaian. Ajudan Presiden Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak, menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menyerahkan satu inci pun tanahnya.

“Selama Zelensky menjadi presiden, jangan berharap kami menyerahkan wilayah. Dia tidak akan menyerahkan wilayah,” ujar Yermak, yang baru-baru ini mengajukan pengunduran dirinya dari lingkaran dalam pemerintahan Ukraina.

Dengan Rusia yang terus memperluas kontrol militernya dan Ukraina yang menolak syarat teritorial, prospek perdamaian tampak masih jauh. Penguasaan Rusia atas 20 persen wilayah Ukraina kini menjadi faktor krusial yang membentuk arah konflik dan dinamika diplomasi internasional ke depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat

2 hari lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

6 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

7 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal