Rusia Larang Facebook dan Instagram karena Usung Ekstremisme, AS Meradang

Ahmad Islamy Jamil
Rusia larang Facebook dan Instagram karena halalkan ujaran kebencian. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id Rusia resmi melarang Facebook, Instagram, serta perusahaan induk kedua platform media sosial itu, Meta. Keputusan itu diambil setelah pengadilan di Moskow melabeli Meta sebagai perusahaan yang mengusung ekstremisme.

Amerika Serikat pun mengecam keputusan Rusia itu. “Kami mengutuk keputusan Pengadilan Moskow menunjuk Meta, termasuk Facebook dan Instagram, sebagai ekstremis. Serangan terhadap akses informasi ini harus dihentikan,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, melalui Twitter, Selasa (21/3/2022) WIB.

Sebelumnya, Meta mengizinkan para pengguna Instagram untuk membuat unggahan berisi kebencian dan kekerasan yang menargetkan para politikus dan personel militer Rusia di tengah konflik di Ukraina.

Pada Senin (22/3/2022), Pengadilan Distrik Tverskoy di Moskow memutuskan untuk melarang Facebook dan Instagram dalam bahasa Rusia karena alasan ekstremisme. Pengadilan menyatakan, keputusan itu akan dilaksanakan secepatnya.

Kendati demikian, aplikasi perpesanan WhatsApp (yang juga dimiliki Meta) masih boleh beroperasi di Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
57 menit lalu

Israel Gempur Kota Beirut untuk Pertama Kali, Gencatan Senjata dengan Lebanon Runtuh?

Internasional
1 jam lalu

Israel Yakin Trump Tak Akan Serang Iran Lagi, Pilih Tekanan Ekonomi

Internasional
2 jam lalu

Rahasia Puluhan Tahun Senjata Nuklir Israel Bakal Dibongkar, DPR AS Desak Trump Buka-bukaan

Internasional
2 jam lalu

Jenderal Iran Ceritakan Pasukannya Gagalkan Upaya Militer AS Masuki Isfahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal