Rusia Masukkan Gerakan LGBT dalam Daftar Organisasi Teroris

Anton Suhartono
Rusia memasukkan gerakan LGBT dalam daftar organisasi teroris (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia merupakan salah satu negara yang menerapkan tindakan keras terhadap LGBT. Setelah melarang propaganda dan kampanyenya, otoritas Rusia memasukkan kelompok-kelompok yang terkait dengan LGBT dalam daftar teroris dan ekstremis.

Layanan Pengawasan Keuangan Federal Rusia Rosfinmonitoring memperluas daftar individu dan organisasi terorisme dengan memasukkan kelompok-kelompok yang dikategorikan gerakan sosial LGBT internasional serta unit-unit strukturalnya.

Mahkamah Agung Rusia pada November 2023 mengeluarkan putusan yang menguatkan keputusan Kementerian Kehakiman bahwa gerakan LGBT internasional merupakan gerakan ekstremis. 

Awal pekan ini, pengadilan memerintahkan penangkapan seorang direktur seni sebuah bar gay di Kota Orenburg atas dakwaan melanggar larangan kampanye LGBTQ.

Berdasarkan undang-undang, bank diharuskan membekukan dana orang-orang yang masuk dalam daftar serta menangguhkan layanan terhadap mereka. Namun, para aktivis menyayangkan tidak ada penafsiran spesifik mengenai gerakan LGBT internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

21 jam lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

23 jam lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

2 hari lalu

Kemenag Targetkan Materi Pencegahan Budaya LGBT Rampung Pertengahan Agustus

2 hari lalu

Komnas HAM Kecam Persekusi ke Kelompok LGBT, Minta Evaluasi Perpres soal Ancaman Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal