Rusia Sangsikan ISIS Dalang Serangan Maut Gedung Konser yang Bunuh 137 Orang

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. (Foto: Reuters)

Putin menuturkan beberapa orang di “pihak Ukraina” telah siap untuk membawa pergi jauh orang-orang bersenjata itu di seberang perbatasan. Kiev membantah terlibat dalam serangan itu. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun menuduh Putin hanya berusaha melemparkan kesalahan atas serangan di gedung konser itu kepada Kiev.

Empat pria bersenjata menyerbu Aula Kota Crocus pada Jumat (22/3/2024) malam. Mereka  menembaki orang-orang dengan peluru tepat sebelum grup rock era Soviet, Picnic, membawakan lagu “Afraid of Nothing.”

Empat tersangka (satu di antaranya dipastikan orang Tajik) ditahan atas tuduhan terorisme. Mereka muncul secara terpisah dan digiring ke dalam kurungan di Pengadilan Distrik Basmanny Moskow oleh petugas Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal