Rusia Sebut AS Makin Nyaman soal Senjata Nuklir, Kenapa?

Anton Suhartono
Rusia mengungkapkan keprihatinan bahwa AS tak memiliki rasa bersalah terkait penggunaan senjata nuklir dalam sejarah (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Pemerintah Rusia mengungkapkan keprihatinan bahwa Amerika Serikat (AS) seperti merasa semakin “nyaman” dan tak memiliki perasaan bersalah terkait penggunaan senjata nuklir dalam sejarah. 

Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova terkait minimnya penyebutan AS sebagai pelaku serangan bom atom Hiroshima dan Nagasaki saat peringatan 80 tahun tragedi tersebut, Rabu (6/8/2025).

Menurut Zakharova, keengganan dunia, termasuk PBB dan Jepang, untuk secara terbuka menyebut AS sebagai pelaku yang menjatuhkan bom atom telah menciptakan "zona nyaman" bagi Washington.

“Tanpa bertobat, tanpa menunjukkan rasa penyesalan, mereka (AS) semakin yakin telah melakukan segalanya dengan benar. Itulah masalahnya,” ujar Zakharova, dikutip dari Sputnik, Kamis (7/8/2025).

Zakharova menyesalkan naskah pidato Sekjen PBB Antonio Guterres (yang dibacakan oleh perwakilannya, Izumi Nakamitsu), Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, maupun Wali Kota Hiroshima Kazumi Matsui, yang tidak menyebut AS sebagai pelaku pengeboman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

19 jam lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

20 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

22 jam lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal