Rusia Siap Bangun PLTN Kapasitas Besar dan Kecil di Indonesia, Tinggal Aba-Aba dari Pemerintah

Ahmad Islamy Jamil
Rusia melalui perusahaan negara Rosatom siap menawarkan pembangunan PLTN skala besar dan kecil di Indonesia (ilustrasi). (Foto: Rosatom)

MOSKOW, iNews.id – Rusia siap menawarkan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berkapasitas besar maupun kecil kepada Indonesia. Hal itu diungkapkan Perusahaan Energi Atom Negara Rusia, Rosatom, awal pekan ini.

Direktur Bisnis Internasional Rosatom, Boris Arseev menuturkan, pihaknya saat ini tengah aktif berbagi pengalaman dengan para mitra di Indonesia yang bertanggung jawab atas pengembangan sektor energi di Tanah Air. Pada saat yang sama, ada sejumlah organisasi dan lembaga pemerintah di Indonesia yang dapat bertindak sebagai pelanggan dan mitra yang memenuhi syarat dalam pembangunan kapasitas nuklir tersebut.

“Mengenai teknologi energi yang siap kami tawarkan kepada Indonesia untuk pengembangan proyek bersama di bidang energi nuklir, kita dapat berbicara tentang pembangkit listrik tenaga tinggi dan reaktor modular kecil. Keputusan harus dibuat oleh pihak Indonesia, berdasarkan kebutuhan negara tersebut,” kata Arseev dalam wawancara dengan Sputnik, Senin (16/9/2024).

Dia menjamin tawaran mana pun yang diberikan Rosatom kepada Indonesia kelak, baik kapasitas kecil maupun besar, akan menjadi teknologi yang andal dan aman. Dia juga memastikan efektivitas teknologi nuklir Rosatom sudah terbukti dan teruji oleh waktu.

Menurut Arseev, dalam hal kapasitas besar, produk unggulan Rosatom adalah unit daya Generasi III+ dengan reaktor VVER-1200. “Ngomong-ngomong, Rosatom adalah perusahaan pertama di dunia yang meluncurkan unit Generasi III+,” tuturnya. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

5 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

7 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

10 hari lalu

Bahlil Ungkap 10.000 Desa Belum Terjangkau Listrik, Ini Tantangannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal