Rusuh Antargeng Narkoba di Penjara Ekuador, 500 Napi Tewas sejak 2021

Anton Suhartono
Sedikitnya 27 napi tewas digantung di dalam sel penjara Kota Machala, Ekuador (Foto: Reuters)

BOGOTA, iNews.id - Gelombang kekerasan kembali mengguncang sistem pemasyarakatan Ekuador. Sedikitnya 27 narapidana ditemukan tewas digantung di dalam sel di penjara Kota Machala, insiden berdarah terbaru yang disebut sebagai bagian dari perang antargeng narkoba yang terus melanda negeri itu.

Menurut lembaga pengawas penjara Ekuador, Servicio Nacional de Atencion Integral a Personas Privadas de Libertad (SNAI), para korban meninggal akibat asfiksia paksa, bukan bunuh diri. 

“Metode ini sering digunakan dalam perselisihan geng di dalam penjara Ekuador,” ungkap perwakilan SNAI dalam pernyataannya.

500 Narapidana Tewas sejak 2021

Kekerasan di penjara Ekuador bukan fenomena baru. Sejak 2021, lebih dari 500 napi tewas akibat perang antargeng yang berlangsung terus-menerus.

Insiden paling berdarah terjadi di Guayaquil pada 2021, ketika lebih dari 100 narapidana tewas dalam satu hari dalam kerusuhan skala besar antarkartel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ombudsman Temukan Pungli di Lapas Cibinong, Keluarga Napi Setor Rp150.000 per Minggu

6 hari lalu

Beredar Nama Napi yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Siapa Saja?

6 hari lalu

Ombudsman Sebut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dikomersialisasi, Napi Harus Bayar

7 hari lalu

Yusril Respons Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Siapkan Sanksi Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal