Sah, Selandia Baru Larang Penjualan Senapan Militer dan Semi-Otomatis

Nathania Riris Michico
PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (FOTO: David Lintott / AFP)

WELLINGTON, iNews.id - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan pada Kamis (21/3/2019) larangan penjualan senapan serbu dan semi-otomatis sebagai tanggapan atas serangan teror Christchurch yang menewaskan 50 orang pekan lalu.

"Saya mengumumkan bahwa Selandia Baru akan melarang semua senjata semi-otomatis gaya militer. Kami juga akan melarang semua senapan serbu," kata Ardern, seperti dilaporkan AFP.

Dia juga mengumumkan langkah sementara untuk menghentikan pembelian senapan sebelum undang-undang diberlakukan.

Ardern juga menyebut magazine dan perangkat berkapasitas tinggi mirip dengan stock bump -yang bisa membuat senapan menjadi semi-otomatis- juga akan dilarang.

"Singkatnya, setiap senjata semi-otomatis yang digunakan dalam serangan teroris pada Jumat lalu akan dilarang di negara ini," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Mobil Rombongan Polisi Ditembaki KKB di Tolikara, 1 Anggota Terluka

8 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

18 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

18 hari lalu

Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal