Scott Morrison Kalah dalam Pemilu Australia, Lepas Jabatan Perdana Menteri ke Anthony Albanese

Anton Suhartono
Scott Morrison mengakui kekalahan partai koalisinya dalam pemilu Australia atas Partai Buruh (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Scott Morrison mengakui kekalahan partai koalisinya dalam pemilu, Sabtu (21/5/2022). Kekalahan ini berarti mengakhiri pemerintahan konservatif yang telah berkuasa hampir 1 dekade atas oposisi, Partai Buruh.

Hasil penghitungan mengungkap, partai koalisi Morrison, Liberal-Nasional, kalah dalam pemilu di Australia Barat serta beberapa kota besar.

"Malam ini, saya telah berbicara dengan pemimpin oposisi dan perdana menteri yang akan datang, Anthony Albanese. Saya mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan dalam pemilu," kata Morrison, seraya mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, dikutip dari Reuters.

Kemenangan Partai Buruh tak lepas dari dukungan kelompok pro-lingkungan. Isu lingkungan menjadi perhatian besar yang diberikan penduduk Australia menyusul rentetan bencana beberapa tahun belakangan, seperti kebakaran hutan dan banjir.

Meski demikian Partai Buruh sejauh ini belum bisa mengumpulkan 76 dari total 151 kursi majelis rendah yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan. Namun hasil akhir akan diketahui setelah penghitungan jumlah suara melalui pos selesai.

Kemenangan Partai Buruh sebenarnya sudah bisa diprediksi. Partai berhaluan kiri-tengah itu unggul dalam beberapa polling, meskipun survei baru-baru ini menunjukkan pemerintah Liberal-Nasional berhasil memperkecil ketertinggalam mereka.

Survei Newspoll bekerja sama dengan surat kabar The Australian menunjukkan keunggulan Partai Buruh atas koalisi, yakni 53 melawan 47 persen berdasarkan pilihan dua partai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

7 hari lalu

Hari Kedua Bimtek, Partai Perindo Bekali Kader Strategi Pemenangan Pemilu

7 hari lalu

Pakar Harap Perindo Kawal Pembahasan RUU Pemilu, Dorong Aturan yang Demokratis dan Konstitusional

7 hari lalu

Guru Besar UGM Usul Indonesia Tinggalkan Sistem Proporsional Terbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal