Sebut Gempa di Palu Hukuman Allah, Oposisi Malaysia Dikecam

Nathania Riris Michico
Pemimpin oposisi Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi. (Foto: The Malaysia Insight)

KUALA LUMPUR - Pemimpin oposisi Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dikecam setelah menyebut gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Indonesia, sebagai hukuman Allah untuk LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Pernyataan Zahid dianggap tak simpatik, terlebih korban jiwa dalam musibah itu mencapai ribuan orang.

"Tidak simpatik dan tidak menghormati ribuan orang yang meninggal dalam gempa bumi dan tsunami," kata manajer komunikasi Sisters in Islam (SIS) Malaysia, Majidah Hashim, seperti dilaporkan The Star, Rabu (23/10/2018).

Zahid merupakan Presiden UMNO, kubu oposisi Malaysia saat ini. Di era pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak, UMNO merupakan partai berkuasa.

"Sangat memalukan bahwa Ahmad Zahid Hamidi mengambil keuntungan dari kehancuran yang terjadi di Palu untuk memfitnah komunitas LGBT," katanya lagi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

57 tahun lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

57 tahun lalu

Wagub Jabar Erwan Sebut LGBT Kian Marak, Termasuk di Kalangan ASN

57 tahun lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal