Sebut Hong Kong sebagai Negara, Perusahaan Perhiasan Swarovski Minta Maaf

Anton Suhartono
Swarovski meminta maaf karena menyebut Hong Kong sebagai negara terpisah dengan China (Foto: AFP)

WINA, iNews.id - Perusahaan perhiasan Austria, Swarovski, meminta maaf karena menyebut Hong Kong sebagai negara terpisah dari China. Swarovski menyadarai kekeliruan tersebut melukai perasaan masyarakat China.

Pernyataan soal Hong Kong sebagai negara terpisah itu disampaikan melalui situs web. Tak hanya Hong Kong, Swarovski juga menyebut Makau dan Taiwan sebagai negara yang berdiri sendiri.

"Kami sungguh meminta maaf kepada masyarakat China yang perasaannya terluka," bunyi pernyataan perusahaan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (13/8/2019).

"Swarovski berterima kasih atas pengawasan yang diberikan masyarakat dari semua lapisan dan bersedia untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan warga China."

Duta merek Swarovski asal China yakni aktris Jiang Shuying juga mengecam penyebutan itu. Dia mengundurkan diri sebagai brand ambassador. Manajemen Jiang mengirim surat kepada Swarovski untuk mengakhiri kerja sama sesegera mungkin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

2 hari lalu

Cetak Rekor Dunia! Bocah 6 Tahun Ini Selesaikan Rubik Kubus 3x3 dalam 4 Detik

3 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

4 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal