Sebut Hong Kong sebagai Negara, Perusahaan Perhiasan Swarovski Minta Maaf

Anton Suhartono
Swarovski meminta maaf karena menyebut Hong Kong sebagai negara terpisah dengan China (Foto: AFP)

Pertikaian itu juga membuat mereka kehilangan dukungan dari duta merek asal China, di saat perusahaan berusaha meminalisasi potensi hilangnya pasar di negara itu.

Perwakilan Versace, aktris Yang Mi, mengatakan dia akan berhenti bekerja sama dengan rumah mode Prancis tersebut. Hal senada disampaikan duta lainnya, Liu Wen, yang akan mengakhiri kerja sama.

"Saya mencintai tanah air saya dan dengan tegas membela kedaulatan nasional China!" ujar Liu, di Weibo.

Jackson Yee, penyanyi boyband TFBoys, juga akan menarik diri dari Givenchy.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Menhan Sjafrie Undang Militer China Ikut Latihan Bersama Heping Garuda

16 jam lalu

Menhan China Dong Jun Kunjungi Menhan Sjafrie, Disambut Upacara Kenegaraan

3 hari lalu

Bareskrim Bongkar Perdagangan Orang Modus Nikah dengan WN China, Tangkap 2 Tersangka

9 hari lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal