Sebut Perempuan Terlalu Lama Belanja, Wali Kota di Jepang Dikecam Netizen

Anton Suhartono
Ichiro Matsui (Foto: AFP)

Dengan kondisi tersebut, maka potensi penularan virus corona akan lebih tinggi.

“(Perempuan) Membutuhkan waktu lama karena mereka menelusuri sekitar dan ragu tentang ini dan itu," kata Matsui, dikutip kantor berita Kyodo, Jumat (24/4/2020).

"Laki-laki bisa mengambil barang-barang yang diperintahkan (untuk dibeli) lalu pergi. Jadi saya kira, baik bahwa mereka lah (laki-laki) yang pergi berbelanja untuk menghindari kontak antarmanusia," ujar pria 56 tahun itu, menambahkan, seperti dilaporkan kembali AFP.

Matsui melanjutkan, sarannya itu mungkin saja tak didengar, namun dia sudah menerapkan aturan itu di keluarganya.

Pernyataannya itu mengundang kecaman netizen. Seorang netizen di Twitter mengatakan Matsui menunjukkan sikap tidak sopan, tak hanya kepada perempuan namun juga laki-laki.

Netizen lainnya menganggap, Matsui menyamakan semua perempuan. Padahal ada juga laki-laki yang suka berlama-lama ketika belanja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

6 hari lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

6 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

12 hari lalu

Tragis! WNI Pekerja Magang di Jepang Tewas Terjepit Mesin Aduk di Pabrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal