Sebut Perempuan Terlalu Lama Belanja, Wali Kota di Jepang Dikecam Netizen

Anton Suhartono
Ichiro Matsui (Foto: AFP)

“Penuh prasangka terhadap perempuan. Ada laki-laki yang juga bingung, sedangkan perempuan lebih lincah dan tajam,” katanya.

Meski demikian ada netizen yang setuju dengan pandangan Matsui.

"Itu benar. Khususnya para perempuan lansia yang selalu mengobrol, tidak peduli tentang belanjaan mereka," ujar seorang netizen di Twitter.

Meskipun populasi perempuan berpendidikan tinggi di Jepang besar, negara itu menempati peringkat 121 dari 153 negara dalam indeks kesenjangan gender World Economic Forum 2020. Penilaian terutama didasarkan pada minimnya peran perempuan Jepang di pemerintahan dan politik.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone: PBB Memperingatkan Pandemi Virus Corona Bisa Menjadi Krisis HAM

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Menara Ikonik Jepang Tokyo Skytree Ditutup gegara Lift Rusak Jebak 20 Orang hingga 5,5 Jam

Nasional
12 hari lalu

DPR Setujui Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

Internasional
12 hari lalu

Helikopter Bawa Turis Jatuh di Kawah Gunung Berapi Jepang, 3 Jenazah Ditemukan

Internasional
13 hari lalu

Sanae Takaichi Kembali Terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal