Sebut Perempuan Terlalu Lama Belanja, Wali Kota di Jepang Dikecam Netizen

Anton Suhartono
Ichiro Matsui (Foto: AFP)

OSAKA, iNews.id - Seorang wali kota di Jepang dikecam netizen karena menyampaikan pernyataan yang dianggap menghina perempuan.

Wali Kota Osaka Ichiro Matsui menganggap selama wabah virus corona ini laki-laki sebaiknya yang berbelanja di toko karena perempuan terlalu lama.

Jepang dalam status darurat virus corona dengan menetapkan pembatasan awalnya di tujuh prefektur namun kini ke seluruh negeri, meskipun tak memberlakukan lockdown.

Warga di prefektur yang mengalami pembatasan diminta tak keluar rumah kecuali untuk membeli kebutuhan pokok. Itu pun disarankan hanya satu orang di setiap keluarga yang keluar.

Menurut Matsui, perempuan terlalu banyak pertimbangan saat memilih apa yang akan dibeli sehingga bisa menghabiskan waktu lebih lama di toko-toko atau supermarket.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

7 hari lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

7 hari lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

9 hari lalu

Jepang Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, 3 Singa di Kebun Binatang Tokyo Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal