Secercah Harapan, Ukraina dan Rusia Sepakat Negosiasi

Anton Suhartono
Ukraina dan Rusia sepakat negosiasi (Foto: Reuters)

Di Moskow, Presiden Vladimir Putin menuduh militer dan kelompok nasionalis menjadikan warga sipil sebagai tameng.

"Saya sekali lagi mengimbau personel militer angkatan bersenjata Ukraina, jangan biarkan neo-Nazi dan (nasionalis radikal Ukraina) menggunakan anak-anak, istri, dan orangtua sebagai tameng manusia. Rebutlah kekuasaan dengan tangan Anda," kata Putin, dalam pernyataannya di televisi bersama Badan Keamanan Rusia. 

Putin sejak awal menegaskan akan melucuti militer dan "denazifikasi" kepemimpinan Ukraina sebagai alasan utama menyerang Ukraina. 

Dia menuduh Ukraina membantai atau melakukan genosida warga Rusia asli yang tinggl di Ukraina timur. Ukraina serta negara Barat menepis tuduhan dan menyebutnya sebagai propaganda tak berdasar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat

2 hari lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

6 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

6 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal