Sedih... Dokter Ini Diusir dari Apartemen karena Tetangga Takut Kena Corona

Antara
Ilustrasi dokter yang menangani pasien corona. (Foto: Sindonews)

Pemerintah Kolombia sampai tadi malam melaporkan lebih dari 4.800 penduduk positif tertular virus corona. Sebanyak 225 di antara mereka meninggal dunia. Sementara itu, lebih dari 300 tenaga kesehatan di negara itu juga ikut terjangkit Covid-19. Empat di antara mereka meninggal dunia, menurut keterangan Institut Kesehatan Nasional Kolombia.

Kasus diskriminasi terhadap tenaga medis di Kolombia juga dialami seorang ahli anestesi di Kota Bogota. Dia dilarang warga memasuki lingkungan tempat tinggalnya. Sejumlah media lokal pun memberitakan, ada grafiti bernada ancaman ditemukan di salah satu dinding apartemen ahli anestesi itu.

Lewat grafiti itu, seseorang yang tidak diketahui jati dirinya mengancam akan membunuh keluarga tenaga medis tersebut jika tidak segera hengkan dari tempat tinggalnya. Bagi para tenaga kesehatan yang tengah berjuang keras melawan wabah corona, sikap permusuhan dan ketololan yang ditunjukkan masyarakat itu jelas sangat menyedihkan.

“Saya kehilangan kendali dan mulai menangis,” kata Botache. “Lewat telepon, keluarga meminta saya tenang... Tapi saya tidak mendengar apa yang mereka katakan, saya tidak bisa bicara karena menangis,” ujar dia.

Botache saat ini telah pindah ke apartemen lain.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Gempa Dahsyat Kolombia: 224 Orang Tewas, Ribuan Lainnya Hilang

14 jam lalu

Gempa M7,4 Kolombia, Detik-Detik Gedung Ambruk Nyaris Hantam Warga

17 jam lalu

Update Gempa Kolombia: 132 Orang Tewas, 86 Gedung Runtuh termasuk Rumah Sakit

18 jam lalu

Kolombia Diguncang Gempa Besar M7,4, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal