Sekilas Perjalanan Perang Dunia I

Anton Suhartono
Pasukan Selandia Baru menyiapkan meriam untuk ditembakkan dalam peringatan 100 tahun berakhirnya PD I (Foto: AFP)

Pertempuran itu berakhir dengan kekalahan pahit bagi sekutu. Perang ini mengangkat peran Australia dan Selandia Baru dengan pujian bagi prajurit muda atas keberanian mereka.

Kemenangan itu juga menular ke Rusia yang menikmati banyak keberhasilan melawan pasukan Utsmani dengan memukul mundur mereka di Kaukasus dan Armenia. Ratusan ribu orang Armenia tewas dalam pembunuhan massal antara 1915 dan 1917 karena dituduh memihak Rusia.

Sementara itu, angkatan laut Inggris dan Jerman berhadapan di Laut Utara dan Samudra Atlantik. Untuk melawan blokade maritim, pada 1915 Jerman meluncurkan serangan kapal selam.

Namun penggunaan torpedo dalam perang disesalkan Amerika Serikat karena mengganggu kapal-kapal sipil hingga Amerika Serikat akhirnya ikut serta dalam perang pada 1917.

Di Timur Tengah, pada 1914, pasukan Inggris menyerbu wilayah Turki di selatan. Mereka lalu mendorong masyarakat Arab untuk bangkit melawan kekuasaan Utsmani yang pengaruhnya membentang ke berbagai wilayah dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal