Sekilas Perjalanan Perang Dunia I

Anton Suhartono
Pasukan Selandia Baru menyiapkan meriam untuk ditembakkan dalam peringatan 100 tahun berakhirnya PD I (Foto: AFP)

Pada 1916, Inggris dan Prancis meneken perjanjian Sykes-Picot, di mana mereka menentukan bentuk masa depan Timur Tengah.

Pada Juli 1917, Inggris melancarkan serangan besar-besaran di Flanders, Belgia. Prancis melakukan hal yang sama pada April di Chemin des Dames, meskipun gagal dan harus dibayar mahal dengan pemberontakan di kalangan tentara Prancis.

Pada Oktober, pasukan Italia mengalami kekalahan telak di Caporetto, menyebabkan 300.000 pasukan menjadi tawanan pasukan Jerman dan Austria.

Lalu pada Desember, jenderal Inggris, Edmund Allenby, memasuki Yerusalem setelah Deklarasi Balfour diteken. Isi perjanjian ini, Inggris mendukung migrasi orang-orang Yahudi Eropa ke Palestina meskipun ada kaminan tak akan mengganggu warga Arab.

Di lain tempat, pasukan Jerman meluncurkan serangan habis-habisan untuk menerobos garis sekutu sebelum kedatangan pasukan Amerika pada musim semi 1918.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal