Sekjen PBB Desak Israel Setop Rencana Pendirian 4.560 Rumah Pemukim Yahudi di Tepi Barat

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres . (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendesak Israel untuk menghentikan rencana pendirian ribuan rumah ilegal bagi pemukim Yahudi di Tepi Barat, Palestina. Dia menilai langkah Israel itu sebagai keputusan yang meresahkan dan mengkhawatirkan. 

“Sekretaris Jenderal (Guterres) menegaskan kembali bahwa pemukiman (Yahudi) merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional. Itu adalah hambatan utama bagi realisasi solusi dua negara yang layak dan perdamaian yang adil, abadi, dan komprehensif,” ungkap Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq dalam sebuah pernyataan, Senin (19/6/2023).

“Perluasan permukiman ilegal ini merupakan pendorong ketegangan dan kekerasan yang signifikan serta memperdalam kebutuhan kemanusiaan,” kata Haq lagi.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Israel berencana untuk memberi izin pendirian ribuan hunian baru bagi pemukim Yahudi di Tepi Barat. Meskipun Amerika Serikat menekan agar Israel menghentikan perluasan pemukiman, rencana tersebut tetap diajukan oleh pemerintah zionis garis keras di bawah kepemimpinan PM Benjamin Netanyahu. Washington DC menganggap rencana Israel itu menjadi hambatan bagi perdamaian dengan Palestina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
4 jam lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
13 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Nasional
16 jam lalu

Indonesia, Saudi hingga Turki Kutuk Keras Ulah Israel Tutup Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal